Maria Elisa Hospita
25 Oktober 2018•Update: 25 Oktober 2018
Ali Cura
MOSKOW
Rusia akan membalas dengan cara yang sama jika Amerika Serikat (AS) mengirimkan rudal ke Eropa setelah menarik diri dari perjanjian nuklir.
Presiden Rusia Vladimir Putin menyampaikan pernyataan itu usai bertemu dengan Perdana Menteri Italia Giuseppe Conte.
Menurut Putin, keputusan Washington untuk mundur dari Traktat Angkatan Nuklir Jangka Menengah (INF) menimbulkan pertanyaan tentang langkah apa yang akan diambil oleh Eropa.
"Jika AS menarik diri dari Traktat INF, apa yang akan mereka lakukan dengan rudal baru? Jika mereka dikirim ke Eropa dan menempatkan mereka di sana, kita harus membuat respons balasan," kata presiden Rusia.
"Jadi jika mereka [negara-negara Eropa] melakukan ini, mereka harus sadar bahwa wilayah mereka akan berada di bawah ancaman serangan balasan yang setimpal," kata dia lagi.
Putin juga menekankan bahwa AS telah gagal memberikan bukti pelanggaran Traktat INF oleh Rusia.
Komentar itu muncul setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa Washington akan keluar dari Traktat INF dan menghapuskan semua rudal nuklir AS dan Rusia beserta peluncur mereka karena Rusia melanggar perjanjian tersebut.
"Rusia belum menaati perjanjian itu," kata Trump di Gedung Putih, Senin.
Perjanjian tersebut ditandatangani pada 1987 oleh Mikhail Gorbachev dan Ronald Reagan.