Rhany Chairunissa Rufinaldo
18 Desember 2018•Update: 18 Desember 2018
Khaled Majdoub
RABAT
Sejumlah pekerja Maroko, baik dari sektor swasta maupun publik melakukan demonstrasi di Rabat untuk menuntut kenaikan upah dan perbaikan kondisi kehidupan, Senin.
Zouhair Asqiriba, wakil kepala Serikat Teknisi Maroko, mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa teknisi dari berbagai kementerian dan lembaga pemerintah mengenakan rompi kuning saat mengikuti aksi protes.
Menurut Asqiriba, demonstrasi akan dilanjutkan selama satu minggu hingga Selasa depan.
"Para teknisi terpaksa melakukan protes setelah lelah melakukan semua upaya untuk duduk bersama pejabat pemerintah," katanya, menegaskan bahwa kelompok teknisi belum dimasukkan dalam pembicaraan yang sedang berlangsung antara pemerintah dan perwakilan serikat pekerja.
Jika tuntutan mereka tidak dipenuhi, para teknisi berencana untuk mengadakan mogok nasional pada 19 dan 20 Desember, kata Asqiriba.