Turgut Alp Boyraz
15 Januari 2020•Update: 16 Januari 2020
KAIRO, Mesir
Polisi Mesir menggerebek kantor berita Turki Anadolu Agency (AA) Kairo, Selasa malam.
Kedutaan Besar Turki di Kairo, para pengacara, dan para jurnalis yang ditahan meminta informasi kepada otoritas Mesir mengapa mereka ditahan. Namun, mereka tidak menerima tanggapan apa pun.
Dalam penggrebekan itu, polisi Mesir menahan satu warga negara Turki dan empat staf serta membawa mereka ke lokasi yang tidak diketahui.
Tim polisi datang ke kantor AA Kairo sekitar pukul 18.00 sore, mematikan kamera keamanan, dan memutus koneksi internet.
Pasukan keamanan menggeledah kantor sampai Rabu pagi, paspor karyawan, menyita ponsel dan komputer, dan melarang karyawan dan jurnalis untuk menghubungi pihak luar.
Menurut koresponden AA dan tim pencarian, kantor pengacara AA menolak untuk memberikan informasi.
Polisi kemudian membawa pengacara tersebut keluar dari kantor dan terus mencari informasi ke dalam kantor.
Jurnalis AA dibawa ke lokasi yang tidak diketahui
Pegawai AA dan seorang jurnalis wanita Mesir dibebaskan oleh tim polisi pada tengah malam, sementara satu warga negara Turki dan empat orang jurnalis AA ditahan di kantor sampai Rabu pagi.
Para jurnalis itu dibawa ke lokasi yang tidak diketahui oleh polisi pada hari sebelumnya.
Petugas Keuangan dan Administrasi Anadolu Agency Kairo, Hilmi Balci, serta Hussein al-Kabbani asal Mesir, Hussein al Abbas dan pengurus Yayasan Penelitian Politik, Ekonomi dan Sosial (SETA) Abdelselam Muhammed termasuk di antara mereka yang ditahan.
Karyawan AA Kairo harus segera dibebaskan
General Manager Anadolu Agency, Senol Kazanci, bahwa sikap pasukan keamanan Mesir terhadap jurnalis tidak dapat diterima.
"Pihak berwenang Mesir harus segera membebaskan karyawan AA," tegas Kazanci.
Kazancı mengatakan Anadolu Agency adalah kantor berita global yang menerapkan prinsip-prinsip jurnalisme, akan mengikuti masalah ini dengan cermat dan akan mencatat masalah ini dalam agenda pers internasional hingga karyawannya dilepaskan.
Kementerian Luar Negeri mengecam otoritas Mesir
Kementerian Luar Negeri mengutuk penggerebekan kantor berita Anadolu Agency Kairo oleh pasukan keamanan Mesir dan menahan beberapa karyawan dan jurnalisnya.
"Kami meminta pemerintah Mesir segera membebaskan karyawan dan jurnalis yang telah ditahan dan salah satu warga negara kami," kata kementerian luar negeri Turki dalam sebuah pernyataan.
"Sikap sembrono ini telah berkontribusi pada penghinaan negara-negara Barat atas berbagai pelanggaran hukum di Mesir, yang tampaknya rentan terhadap kebebasan pers," demikian pernyataan itu.