Rhany Chairunissa Rufinaldo
24 November 2018•Update: 25 November 2018
Ekip
YERUSALEM
Kantor perdana menteri Israel pada Jumat membantah laporan tentang rencana kunjungan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu ke Bahrain.
Pada Kamis, Hani Marzouk, seorang staf kantor perdana menteri, mengatakan kepada Otoritas Siaran Israel bahwa Netanyahu dijadwalkan untuk mengunjungi Bahrain dalam waktu yang akan datang.
Dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada hari berikutnya, kantor Netanyahu tampaknya menjauhkan diri dari pernyataan itu.
"Marzouk belum mengerti masalah politik dan keamanan tertentu," kata pernyataan itu.
"Pernyataannya lebih didasarkan pada spekulasi media daripada informasi resmi," tambahnya.
Kantor itu mengatakan bahwa Marzouk hanyalah seorang karyawan di kantor perdana menteri dan tidak mempunyai kapasitas untuk berbicara atas nama Netanyahu.
Bulan lalu, Netanyahu mengunjungi Oman, di mana dia bertemu dengan Sultan Oman Qaboos bin Said.
Ini pertama kalinya dalam 22 tahun, seorang pejabat tinggi Israel mengunjungi sebuah kesultanan di Teluk Arab.