Ekip
24 Juni 2021•Update: 25 Juni 2021
Agnes Szucs
BRUSSEL
Para pemimpin Uni Eropa (UE) berkumpul dalam pertemuan puncak selama dua hari di Brussel pada Kamis dengan agenda membahas hubungan blok itu dengan Turki dan Rusia, serta perkembangan terbaru dalam perang melawan Covid-19.
“Kami memiliki agenda yang kemungkinan positif asalkan kami memiliki keterlibatan konstruktif dengan Turki,” kata seorang pejabat senior Uni Eropa kepada Anadolu Agency jelang pertemuan tersebut.
"Kami telah bekerja dalam dimensi yang berbeda, pekerjaan teknis dimulai pada mandat untuk modernisasi Serikat Pabean, sejalan dengan prinsip-prinsip yang digariskan para pemimpin selama pertemuan puncak Maret," imbuh pejabat itu.
Awal pekan ini, juru bicara Wakil Kepala Komisi Eropa Dana Spinant mengonfirmasi bahwa para pemimpin Uni Eropa juga akan membahas dukungan keuangan bagi pengungsi yang ditampung Turki.
Namun, kepala negara dan pemerintah UE bukanlah yang mengambil keputusan soal masa depan hubungan UE-Turki. Mereka hanya akan menilai rancangan proposal Komisi Eropa yang disampaikan oleh Presiden Komisi Uni Eropa Ursula von der Leyen.
Menjelang KTT, Von der Leyen berbicara dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan lewat telepon.
Menurut dia, perbincangan mereka membahas hubungan UE-Turki, penanganan Covid-19, Serikat Dagang dan Pabean, situasi di Mediterania Timur, migrasi dan perkembangan di Afganistan.
- Hubungan dengan Rusia
Para kepala negara dan pemerintah Uni Eropa juga akan membahas strategi vis-a-vis blok dengan Rusia.
Pekan lalu, Kepala Kebijakan Luar Negeri UE Josep Borrell merekomendasikan untuk membuat kebijakan berdasarkan tiga prinsip utama, yaitu “mendorong kembali, membatasi, dan melibatkan Rusia".
Pada Rabu, pemerintah Prancis dan Jerman mengungkapkan pandangan mereka masing-masing tentang hubungan UE-Rusia.
Mereka juga mengusulkan peningkatan hubungan dengan menyelenggarakan pertemuan puncak antara para pemimpin UE dan Presiden Rusia Vladimir Putin.
Para pemimpin juga akan mengevaluasi perjuangan blok itu melawan pandemi Covid-19, termasuk vaksinasi dan pembatasan perjalanan.
Hari kedua KTT akan berfokus pada urusan ekonomi.