
Jakarta Raya
JAKARTA
Pemerintah mengatakan lelang surat utang negara (SUN) sebanyak 7 seri melalui sistem lelang Bank Indonesia pada 3 November terpengaruh oleh dinamika pemilihan presiden di Amerika Serikat.
Direktur Surat Utang Negara Direktorat Jenderal Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan Deni Ridwan mengatakan investor banyak melakukan aksi wait-and-see dalam lelang tersebut terkait pemilihan presiden Amerika Serikat.
Deni menjelaskan pada lelang kali ini total penawaran yang masuk sebesar Rp66,26 triliun dengan bid cover ratio sebesar 2,24 kali pada 7 seri yang ditawarkan di antaranya SPN12210205, SPN12211104, FR0086, FR0087, FR0080, FR0083 dan FR0076.
“Incoming bids terbesar masih belum berubah dibandingkan dengan lelang SUN sebelumnya yaitu pada tenor 10, 15 dan 5 tahun,” jelas Deni dalam keterangan resmi, Selasa.
Dia menjelaskan imbal hasil tertinggi yang dimenangkan pada lelang kali ini berkisar 3,05-7,37 persen.
Deni menambahkan total nominal yang dimenangkan dari tujuh seri yang ditawarkan tersebut adalah Rp29,5 triliun, lebih rendah dibandingkan dengan lelang SUN sebelumnya.
Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.