Muhammad Abdullah Azzam
30 Juli 2019•Update: 31 Juli 2019
Mustafa Melih Ahıshalı
ISTANBUL
Pengadilan Iran menjatuhkan hukuman mati pada mantan wakil Presiden Iran Mohammad Ali Najafi, yang mengaku telah membunuh istrinya.
Juru bicara kehakiman Iran, Gulam Hussein Ismaili mengkonfirmasi keputusan pengadilan tersebut.
Dilaporkan media Iran, Ismaili mengatakan bahwa Najafi dikenakan hukuman mati atas pidana pembunuhan.
Ismaili menuturkan keputusan pengadilan itu terbuka untuk banding.
Najafi salah satu tokoh terkemuka reformis yang menjabat posisi tinggi seperti Kementerian Pendidikan Nasional dan Wakil Presiden menembak dan membunuh istri keduanya, Mitra Ostad, pada 28 Mei lalu.
Najafi menyerahkan diri kepada polisi setelah insiden pembunuhan itu, dia mengakui perbuatannya tersebut.
Muhammed Ali Najafi pada masa pemerintahan mantan Presiden Ali Akbar Hashemi Rafsanjani menjabat di Departemen Pendidikan, setelah itu ia terpilih menjadi wakil presiden wakil Presiden Rouhani untuk sementara waktu.
Lalu pada tahun 2017 menjabat sebagai walikota Teheran.
Najafi mengundurkan diri tahun lalu dengan alasan "masalah kesehatan" setelah mendapatkan kritikan keras karena berpartisipasi dalam sebuah acara tarian anak-anak.
Najafi dikenal karena identitas reformisnya, menjadi orang terdekat Presiden Rouhani.