Rhany Chairunissa Rufinaldo
21 Februari 2019•Update: 24 Februari 2019
Idris Okuducu
ISTANBUL
Penasihat Keamanan Nasional Irak Falih al-Fayyadh pada Rabu mengatakan bahwa Baghdad keberatan dengan keberadaan pangkalan militer asing di wilayahnya.
"Kami tidak akan menerima pangkalan militer asing, atau pasukan darat asing di Irak," kata al-Fayyadh dalam sebuah perkenalan.
Dia menambahkan bahwa pengecualian dapat dibuat untuk penasehat dan instruktur yang bekerja di bawah kerangka kerja koalisi melawan kelompok teroris Daesh yang dipimpin Amerika Serikat.
"Koalisi yang dipimpin AS datang atas permintaan Baghdad," kata al-Fayyadh.
"Pasukan koalisi memberi pasukan kami logistik dan pelatihan dalam konteks perjuangan berkelanjutan melawan Daesh," tambahnya.
Pada konferensi pers di Baghdad yang diadakan sehari sebelumnya, Perdana Menteri Irak Adil al-Mahdi mengatakan tidak ada pangkalan militer asing yang beroperasi di Irak kecuali yang berafiliasi dengan koalisi yang dipimpin Amerika Serikat.