Rhany Chairunissa Rufinaldo
19 Maret 2019•Update: 19 Maret 2019
Aysar al-Ais
RAMALLAH, Palestina
Para pemukim Yahudi melemparkan batu ke rumah-rumah dan kendaraan warga Palestina di Tepi Barat yang diduduki pada Senin, menurut saksi mata.
Serangan itu terjadi di Kifl Haris, sebuah desa Palestina di Tepi Barat utara yang terletak enam kilometer di sebelah barat kota Salfit.
Saksi mata menambahkan para pemukim, yang juga mengancam pengemudi kendaraan, menyebabkan kerusakan materi, tetapi tidak menimbulkan korban.
Sementara itu, pasukan Israel mendirikan gerbang besi di pintu masuk desa Bruqin di sebelah barat Salfit, menyusul pendirian sebuah pos pemeriksaan militer Israel.
Para pemukim Yahudi memutus jalan-jalan di Tepi Barat yang diduduki sejak Minggu, setelah seorang pemukim dan seorang tentara Israel terbunuh dan yang lainnya terluka dalam serangan penembakan di wilayah tersebut.
Militer Israel mengatakan seorang Palestina menikam seorang tentara Israel di dekat pemukiman Ariel di Tepi Barat pada Minggu sebelum melepaskan tembakan dengan senapan ke arah Israel di sebuah stasiun bis terdekat.
Senin pagi, pasukan Israel menyerbu beberapa rumah dan toko di Salfit sambil mencari tersangka penembak.
Sekitar 650.000 warga Israel tinggal di lebih dari 100 permukiman yang dibangun sejak 1967, ketika Israel menduduki Tepi Barat dan Yerusalem Timur.
Palestina ingin wilayah ini, bersama dengan Jalur Gaza, menjadi bagian dari wilayah negara Palestina di masa depan.
Hukum internasional memandang Tepi Barat dan Yerusalem Timur sebagai wilayah pendudukan dan menganggap semua kegiatan pembangunan permukiman Yahudi di sana ilegal.