Rhany Chaırunıssa Rufınaldo
29 Januari 2020•Update: 29 Januari 2020
Gulsen Topcu
RAMALLAH
Setidaknya 10 warga Palestina terluka dalam bentrok dengan tentara Israel selama aksi protes di Tepi Barat setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan rencana perdamaian Timur Tengahnya pada Selasa.
Pengumuman rencana perdamaian Palestina dan Israel oleh Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Gedung Putih disambut dengan kemarahan.
Masyarakat Bulan Sabit Merah Palestina mengatakan tentara Israel melakukan intervensi di pintu masuk utara kota Al-Bireh dengan peluru plastik dan granat gas air mata.
Pernyataan itu mengungkapkan lima orang terluka oleh peluru plastik, tiga menderita luka bakar dan dua lainnya terkena dampak gas air mata.
Rencana perdamaian tersebut secara sepihak membatalkan resolusi-resolusi PBB sebelumnya tentang masalah Palestina dan mengabulkan hampir semua tuntutan Israel.
Ribuan pengunjuk rasa turun ke jalan di berbagai bagian Palestina dan Amman, Yordania, sebagai reaksi atas peluncuran resmi rencana tersebut.