Maria Elisa Hospita
05 Maret 2020•Update: 06 Maret 2020
Elena Teslova
MOSKOW
Parlemen Ukraina, Verkhovna Rada, sepakat menerima pengunduran diri perdana menteri negara itu, Oleksiy Honcharuk, karena dikritik oleh Presiden Volodymyr Zelenskiy.
Sebanyak 353 anggota parlemen menyetujui pengunduran diri Honcharuk selama sidang luar biasa di Kiev pada Rabu.
Ketika berpidato di hadapan anggota parlemen jelang pemungutan suara, Zelenskiy mengkritik kabinet Honcharuk yang gagal memenuhi target pengumpulan pajak, penurunan hasil produksi, dan tidak adanya penyesuaian kembali pada kebijakan pensiun.
Sesuai dengan Konstitusi Ukraina, keputusan parlemen mengarah pada pembubaran pemerintah.
Dalam pidatonya kepada anggota parlemen sebelum pemungutan suara, Zelenskiy mengkritik kabinet Honcharuk karena gagal memenuhi target pengumpulan pajak, penurunan hasil produksi, dan tidak adanya penyesuaian kembali pensiun.
Sesuai dengan Konstitusi Ukraina, keputusan mengarah pada pengunduran diri seluruh pemerintah.
Usai pemungutan suara, presiden menominasikan Denis Shmygal sebagai perdana menteri. Pria berusia 44 tahun itu diangkat sebagai wakil perdana menteri bulan lalu.
Honcharuk, 35, adalah perdana menteri termuda dalam sejarah Ukraina.
Dia mengajukan pengunduran dirinya pada Januari setelah kedapatan menyebut Zelenskiy tidak tahu apa-apa soal ekonomi.