Rhany Chairunissa Rufinaldo
15 Februari 2019•Update: 15 Februari 2019
Serife Cetin
BRUSSELS
Anggota Parlemen Eropa (EP) mengecam pelanggaran hak asasi manusia di Arab Saudi, Kamis.
Terlepas dari reformasi yang dibuat untuk perempuan, sistem politik dan sosial Saudi masih diskriminatif dan secara efektif menjadikan perempuan sebagai warga negara kelas dua, menurut siaran pers EP.
Parlemen Eropa mendesak sistem perwalian pria untuk wanita, yang meliputi layanan perawatan kesehatan, pilihan tempat tinggal, perjalanan internasional dan pernikahan, harus segera dihapuskan.
Mereka juga meminta aktivis dan pembela hak-hak perempuan, yang dipenjara di negara itu, segera dibebaskan.
Menekankan bahwa rata-rata eksekusi per tahun setidaknya berjumlah 126 dari 2014 hingga 2017, anggota parlemen meminta otoritas Arab Saudi untuk melakukan moratorium langsung pada hukuman mati, yang masih digunakan untuk menghukum kejahatan tanpa kekerasan.
Resolusi itu disetujui dengan 517 suara mendukung dan 10 suara menentang.