Maria Elisa Hospita
23 Maret 2018•Update: 23 Maret 2018
Ovunc Kutlu
NEW YORK
Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat telah menyetujui anggaran belanja sebesar USD1,3 triliun pada Kamis dan menyerahkannya pada Senat untuk menghindari penutupan pemerintahan.
Rencana anggaran yang akan mendanai pemerintah hingga 30 September mendatang disahkan dengan perbandingan suara 256-167.
Selain untuk menyokong kebutuhan militer, anggaran itu akan digunakan untuk proyek infrastruktur senilai USD20 miliar, dan mendorong negara-negara bagian untuk mencatat jual-beli senjata api.
"Menerima USD1,6 miliar untuk membangun tembok di perbatasan selatan. Yang paling penting, USD700 miliar untuk membangun kembali militer kita, dan USD716 miliar untuk tahun depan..," cuit Trump lewat Twitter-nya.
Sementara itu, Pimpinan Minoritas DPR Nancy Pelosi mengatakan, Trump salah besar jika dia berpikir bahwa memerangi wabah opioid, melayani veteran, dan memberikan perawatan anak kepada keluarga yang bekerja hanyalah "membuang-buang uang".
Anggaran tersebut mencakup sekitar USD4,6 miliar untuk membantu negara bagian dan pemerintah lokal dalam pencegahan dan pengobatan opioid.
Saat ini, anggaran tersebut telah diajukan ke Senat yang harus disetujui sebelum Jumat tengah malam untuk mencegah penutupan pemerintahan kembali.
Pemerintah federal menghadapi dua penutupan pemerintahan selama Trump berkuasa, yakni pada Januari dan Februari.