Maria Elisa Hospita
24 Juli 2020•Update: 25 Juli 2020
Islamuddin Sajid
ISLAMABAD
Pakistan pada Kamis terpilih sebagai presiden Dewan Ekonomi dan Sosial PBB (ECOSOC) untuk periode 2020-2021.
Munir Akram, representatif permanen Pakistan untuk PBB, terpilih dengan suara bulat sebagai presiden dewan.
Ini adalah kedua kalinya Akram menjabat sebagai presiden ECOSOC, sebelumnya pada 2005.
ECOSOC beranggotakan 54 negara dan didirikan pada 1945 di bawah Piagam PBB untuk mempromosikan dan mengawasi kerja sama ekonomi internasional.
"Saat ini negara-negara anggota PBB menghadapi tiga tantangan bersamaan, yaitu Covid-19, krisis kesehatan dan ekonomi, serta realisasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan," kata Akram dalam pidato pelantikannya.
Dia berharap agar vaksin Covid-19 dapat segera dikembangkan.
"Setiap orang, di mana pun, kaya atau miskin, harus punya akses yang sama ke vaksin," tambah Akram.
Menurut dia, warisan kolonialisme, pendudukan asing, dan rasisme adalah "penyebab utama ketidaksetaraan sistemik".