Umar Idris
23 Desember 2020•Update: 24 Desember 2020
Islamuddin Sajid
ISLAMABAD, Pakistan
Pakistan melaporkan lebih dari 2.000 kasus virus baru, tak lama setelah mengalami penurunan kasus pada awal pekan ini, mengutip data Kementerian Kesehatan Pakistan pada Rabu.
Menurut kementerian, jumlah total infeksi di negara itu mencapai 440.787 dengan 2.142 kasus baru pada Rabu. Hampir 35.620 tes dilakukan selama sehari terakhir.
Negara Asia Selatan berpenduduk 220 juta orang itu telah mendaftarkan 1.792 kasus pada Senin, sedangkan 1.704 pada Selasa.
Pakistan juga mencatat 84 kematian terkait virus baru, sehingga total pasien meninggal menjadi 9.557. Sejauh ini 415.352 orang telah pulih dan dipulangkan dari rumah sakit.
Setidaknya 2.419 pasien berada dalam kondisi kritis di seluruh negeri, kata Kementerian Kesehatan.
Untuk menahan gelombang kedua, otoritas kesehatan Pakistan telah memberlakukan kembali karantina di zona yang terkena virus, bersama dengan larangan menggelar pertemuan publik dan demonstrasi.
Pada hari Selasa, Dr Faisal Sultan, asisten khusus perdana menteri layanan kesehatan nasional, mengatakan Pakistan akan menerima pengiriman pertama vaksin virus korona pada Maret tahun depan karena pemerintahnya sedang bernegosiasi dengan tiga perusahaan farmasi.