Maria Elisa Hospita
14 September 2018•Update: 14 September 2018
Alaattin Dogru
DAKAR
Wabah kolera di Niger telah menewaskan 55 orang sejak awal Juli.
Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) mengungkapkan bahwa selama 5 Juli hingga 10 September, sekitar 2.752 kasus diamati dan 55 orang meninggal dunia karena kolera.
Menurut OCHA, "pusat" wabah itu adalah di wilayah Maradi, di mana 98 persen kasus telah terdata.
Wabah tersebut kemudian menyebar ke wilayah Dosso, Tahoua, dan Zinder.
Kolera adalah penyakit diare akut yang disebabkan karena usus terinfeksi dengan bakteri Vibrio cholerae yang didapat dari air minum atau makanan yang terkontaminasi dengan bakteri.
Gejalanya termasuk diare dan muntah. Penyakit ini dirasakan 6 - 48 jam setelah bakteri memasuki tubuh.