Rhany Chairunissa Rufinaldo
10 Maret 2020•Update: 11 Maret 2020
Yusuf Ozcan
PARIS
Menteri Kebudayaan Prancis Franck Riester didiagnosis terinfeksi virus korona (Covid-19).
Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Kebudayaan Prancis mengatakan bahwa Riester telah dites positif terinfeksi virus tetapi kondisi kesehatannya baik.
Dia diketahui menghadiri Majelis Nasional minggu lalu, di mana lima anggota parlemen yang sebelumnya dikonfirmasi terinfeksi virus juga hadir.
Jerome Salomon dari Kementerian Kesehatan mengatakan pada konferensi pers bahwa korban tewas akibat Covid-19 di Prancis telah mencapai 25 orang, dengan 1.412 laporan kasus.
Sebanyak 66 di antaranya dalam kondisi kritis dan 36 berada di Pulau Corsica.
Menurut media Prancis, seorang anak berusia 8 tahun di Paris telah didiagnosis terinfeksi virus tersebut dan teman-teman sekelasnya diminta untuk tidak datang ke sekolah sampai 17 Maret.
Sementara itu, pertandingan tim Ligue 1 Prancis Olympic Lyon dengan Reims pada Jumat akan digelar tanpa penonton.
Menteri Keuangan Bruno Le Maire mengatakan bahwa perekonomian akan terdampak cukup parah, di mana restoran kehilangan 25 persen pendapatan dan hotel kehilangan 30-40 persen akibat wabah.
"Ada dua zaman ekonomi dunia, sebelum dan sesudah virus korona," ujar Le Maire.
Dia menambahkan bahwa perusahaan yang terkena dampak akan mendapatkan keringanan pajak.
Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), jumlah kematian global akibat Covid-19 menembus lebih dari 3.800, dengan lebih dari 110.000 kasus tercatat.
Sebagai bagian dari upaya penanggulangan wabah, sejumlah otoritas negara telah menutup perbatasan dan melarang perjalanan darat dan udara ke negara-negara yang terdampak paling parah, termasuk China, Iran dan Italia.
Setelah menyatakan wabah sebagai darurat kesehatan internasional pada Januari, WHO bulan lalu menaikkan tingkat risiko global menjadi "sangat tinggi".