Maria Elisa Hospita
12 Juli 2018•Update: 12 Juli 2018
Erbil Basay
BERLIN
Menteri Luar Negeri Jerman Heiko Maas mengecam Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mengkritik penjualan gas alam cair Rusia ke Berlin, dengan mengatakan "kami bukan tawanan Rusia ataupun AS".
Pernyataan itu muncul setelah Trump mengatakan bahwa Jerman "sepenuhnya dikendalikan oleh Rusia, karena mereka mendapatkan 60-70 persen energi mereka dari Rusia dan saluran pipa baru."
"Jadi kami seharusnya melindungi Anda dari Rusia, namun mereka justru membayar miliaran dolar ke Rusia," ujar Trump saat KTT NATO di Brussel pada Rabu.
“Jika Anda perhatikan, Jerman adalah tawanan Rusia. Mereka menyingkirkan pabrik batubara mereka, mereka menyingkirkan nuklir mereka, mereka mendapatkan begitu banyak minyak dan gas dari Rusia. Saya pikir ini adalah sesuatu yang harus diperhatikan oleh NATO. Ini sangat tidak pantas. ”
"Kami bukan tawanan, baik dari Rusia maupun AS. Kami adalah salah satu penjamin dunia bebas dan akan tetap seperti itu," tegas Maas menanggapi tudingan Trump.