Rabia clal Turan
24 Oktober 2022•Update: 25 Oktober 2022
ISTANBUL
Menteri pertahanan Turki dan Rusia membahas masalah pertahanan dan keamanan bilateral dan regional dalam percakapan via telepon pada Minggu.
Menurut pernyataan dari Kementerian Pertahanan Turki, Menteri Pertahanan Turki Hulusi Akar mengatakan kepada sejawatnya dari Rusia Sergei Shoigu bahwa Turki siap melakukan bagiannya untuk gencatan senjata dalam perang Rusia-Ukraina, serta perdamaian dan stabilitas di wilayah tersebut.
Para menhan dari kedua negara bertukar pandangan tentang "provokasi" yang akan memperburuk keamanan di kawasan itu, dan setuju untuk terus bekerja dan berkoordinasi, menurut sebuah pernyataan kementerian.
Sebelumnya pada Minggu, Shoigu juga bercakap dengan Menhan Prancis Sebastien Lecornu guna membahas situasi di Ukraina.
Shoigu menyampaikan keprihatinan negaranya kepada sejawatnya dari Prancis tentang "kemungkinan provokasi dari Ukraina dengan penggunaan dirty bomb," menurut Kementerian Luar Negeri Rusia.
Dirty bomb atau alat dispersi radiologi adalah jenis senjata radiologi spekulatif yang menggabungkan bahan radioaktif dengan bahan peledak konvensional.
Tujuan senjata tersebut adalah untuk mencemari daerah di sekitar ledakan konvensional dengan bahan radioaktif, yang terutama berfungsi sebagai alat penyangkalan wilayah terhadap warga sipil.