Dunia

Mantan Presiden Mesir Hosni Mubarak meninggal pada usia 91 tahun

Hosni Mubarak memerintah Mesir selama tiga dekade dan mundur setelah gelombang demonstrasi pada awal 2011

Muhammad Nazarudin Latief   | 26.02.2020
Mantan Presiden Mesir Hosni Mubarak meninggal pada usia 91 tahun Mantan presiden Mesir Husni Mubarak saat menghadapi persidangan (Foto file - Anadolu Agency)

Jakarta Raya

Ali Abo Rezeg

ISTANBUL 

Mantan Presiden Mesir Mohamed Hosni Mubarak meninggal, Selasa, pada usia 91, setelah bertahun-tahun menderita sakit, menurut media setempat.

Situs web berita Youm 7, yang dikenal dekat dengan rezim Mesir, melaporkan kematian mantan presiden tersebut.

Alaa Mubarak, putra mendiang presiden, mengungkapkan bahwa ayahnya berada di unit perawatan intensif sebuah rumah sakit karena masalah kesehatan.

Mubarak, yang memerintah Mesir selama tiga dekade, terpaksa mengundurkan diri oleh gelombang demonstrasi pada awal 2011.

Dia dilahirkan pada 4 Mei 1928 dan mengambil alih kekuasaan di Mesir pada Oktober 1981, menggantikan Presiden Mohamed Anwar Sadat.

Sebelumnya dia bekerja sebagai pilot di Angkatan Udara Mesir di Arish pada 1950, kemudian dipindahkan ke Bandara Militer Helwan pada 1951.

Dia juga bekerja sebagai instruktur untuk Akademi Angkatan Udara, dan menjadi kepala staf akademi pada 1959.

Mubarak bertugas di Pangkalan Udara Kairo Barat sampai tahun 1966 dan diangkat sebagai direktur Akademi Angkatan Udara pada 1967.

Dia dipromosikan sebagai brigade jenderal pada 1969 dan kemudian menjadi komandan Angkatan Udara Mesir dan wakil menteri pertahanan pada 1972.

Mubarak memimpin Angkatan Udara selama perang 1973, dan dipromosikan ke pangkat marsekal udara pada Februari 1974. Dia diangkat sebagai wakil presiden pada April 1975.

Mubarak menjadi presiden Mesir selama hampir tiga puluh tahun, sebelum digulingkan dalam demonstrasi selama 18 hari. Sekitar 841 demonstran tewas dan ribuan lainnya terluka selama aksi tersebut.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın