Dunia, Nasional

Mahasiswa Indonesia di Turki tanam durian bantu pelajar tak mampu

Penggalangan donasi ini didukung oleh Asosiasi Relawan Damla Internasional dan Konsul Jenderal RI di Istanbul

Pizaro Gozali Idrus   | 28.10.2020
Mahasiswa Indonesia di Turki tanam durian bantu pelajar tak mampu Pelajar Indonesia di Bursa, Turki menanam bibit pohon durian di Provinsi Banten pada 2019. (Foto file - Anadolu Agency)

Jakarta Raya

JAKARTA

Para mahasiswa Indonesia di Turki menggelar kampanye membantu beasiswa pelajar tidak mampu di Tanah Air. 

Aksi ini diinisiasi Perhimpunan Pelajar Indonesia di Bursa, Turki dengan menanam 300 bibit pohon durian di Provinsi Banten.

Melalui program Pelajar Bursa untuk Indonesia atau PRUSA, sebanyak 30 persen keuntungannya pohon durian ini akan dialokasikan bagi para pelajar di Desa Mekarmanik, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, Indonesia.

Penggalangan donasi ini didukung oleh Asosiasi Relawan Damla Internasional dan Konsul Jenderal RI di Istanbul.

Founder PRUSA Usamah Taqiyuddin mengatakan itikad ini dipicu data pendidikan warga Desa Mekarmanik di mana 517 orang tidak lulus Sekolah Dasar, tamat SD sebanyak 759 orang, tamat SMP 590, dan tamat SMA 245.

“Dengan tingginya warga yang hanya tamat SD dan tidak melanjutkan pendidikan karena ekonomi, kami berharap program ini dapat membantu anak desa yang kekurangan biaya,” ujar Usamah kepada Anadolu Agency pada Rabu.

Untuk itu, kata Usamah, lembaganya menggalang donasi hingga 13 november nanti untuk membeli bibit durian dari Turki dan Indonesia.

Usamah mengatakan durian dipilih karena Desa Mekarmanik terkenal dengan komoditi durian di Banten.

“Hasil durian nanti bisa menjadi produk turunan yang bernilai tinggi sehingga memberdayakan warga desa yang membutuhkan,” ucap dia.

Menurut Usamah, keuntungan hasil durian ini akan dialokasikan untuk beasiswa pendidikan anak desa melalui Istana Belajar Anak Banten (Isbanban) Foundation.

“Meski pandemi menghambat, kegiatan kerelawanan tidak akan lumpuh, selama jiwa sosial dan napas kebaikan masih ada,” terang Usamah.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.