Hayati Nupus
17 April 2019•Update: 18 April 2019
Yusuf Ozcan
PARIS
Presiden Prancis Emmanuel Macron pada Selasa mengatakan dia telah menginstruksikan otoritas terkait untuk membangun kembali katedral Prancis yang terkenal di dunia, Notre Dame, dalam lima tahun ke depan.
Notre Dame rusak parah akibat kebakaran besar pada Senin dan 500 petugas pemadam kebakaran telah berupaya memadamkan api selama 8,5 jam.
Macron, dalam pidato kenegaraannya, mengatakan kebakaran katedral simbolis itu mengejutkan orang-orang Prancis dan dunia.
“Api di Notre Dame mengingatkan kita bahwa sejarah tidak pernah berakhir dan akan selalu ada tantangan yang perlu kita atasi,” kata dia.
“Kami akan membangun katedral Notre Dame lebih indah dari sebelumnya. Namun perlu waktu lima tahun untuk membangunnya,” tambah dia.
Kebakaran itu menghancurkan menara ikonik dan atap, serta mengakibatkan kerusakan berat pada interior struktur.
Petugas pemadam kebakaran berhasil memadamkan api dan mencegah agar struktur tidak hancur total.
Sejauh ini, donasi sekitar 688 juta Euro (USD766 juta) terkumpul untuk membangun kembali katedral.
*ditulis oleh Ali Murat Alhas