Muhammad Abdullah Azzam
03 Januari 2019•Update: 03 Januari 2019
Ali Cura
MOSKOW
Setidaknya 20 jenazah dikeluarkan dari puing-puing bangunan akibat ledakan gas di Kota Magnitogorsk, Rusia.
Proses pencarian dan penyelamatan di reruntuhan bangunan 10 lantai yang roboh pada Senin di kota Magnitogorsk masih berlanjut.
Kementerian Situasi Darurat Rusia melaporkan hingga kini 20 jasad berhasil dikeluarkan di antara puing-puing bangunan.
Diperkirakan masih ada 20 orang yang belum diketahui kabarnya berada di bawah reruntuhan tersebut.
Sebuah gedung apartemen yang memiliki 48 flat yang dihuni oleh lebih dari 100 orang di kota Magnitogorsk runtuh seketika akibat ledakan yang terjadi pada Senin pukul 06.00 waktu setempat.
Seorang bayi berusia 11 bulan berhasil diselamatkan hidup-hidup dari puing-puing bangunan setelah bertahan selama 35 jam pasca kejadian tersebut.