Maria Elisa Hospita
22 Maret 2021•Update: 22 Maret 2021
Esref Musa, Omer Koparan
RAS AL-AYN
Setidaknya empat warga sipil, termasuk dua anak, tewas dalam ledakan di Suriah Utara.
Sebuah ledakan menghantam distrik Ras al-Ayn, dekat perbatasan Turki-Suriah, melukai sembilan lainnya. Korban luka telah dilarikan ke rumah sakit.
Penyebab pasti ledakan itu belum diketahui dan pasukan keamanan tengah melakukan penyelidikan.
Ras al-Ayn dibebaskan dari teroris YPG / PKK pada 12 Oktober 2019 selama Operasi Mata Air Perdamaian Turki.
Operasi itu diluncurkan untuk mengamankan perbatasan Turki dari kelompok teror dari Suriah Utara dan timur Sungai Efrat, membantu repatriasi pengungsi Suriah dengan aman, dan menjamin integritas wilayah Suriah.
Namun, para teroris melanjutkan serangan di Ras al-Ayn, dan kota terdekat Tal Abyad, meskipun mereka menarik diri dari daerah perbatasan setelah negosiasi antara AS dan Turki pada 17 Oktober 2019.
Dalam kampanye terornya melawan Turki selama lebih dari 30 tahun, PKK - yang terdaftar sebagai organisasi teroris di Turki, Amerika Serikat, dan UE - bertanggung jawab atas kematian hampir 40.000 jiwa, termasuk perempuan, anak-anak, dan bayi. YPG adalah cabang PKK di Suriah.
Sejak 2016, Turki telah meluncurkan tiga operasi antiteror yang berhasil melintasi perbatasannya di Suriah Utara untuk mencegah pembentukan koridor teror, Perisai Efrat (2016), Ranting Zaitun (2018), dan Mata Air Perdamaian (2019).
* Ditulis oleh Zehra Nur Duz di Ankara