Beyza Binnur Donmez
24 Februari 2022•Update: 25 Februari 2022
ANKARA
Ledakan baru terdengar di ibu kota Ukraina, Kyiv, pada Kamis setelah Rusia melancarkan intervensi militer pada hari sebelumnya.
Ledakan dimulai setelah pukul 04:50 waktu setempat (0250GMT) di kota Kharkov, Kramatorsk, Mariupol, Mykolaiv, dan kota pelabuhan Odessa, serta ibu kota Kyiv.
Semuanya diserang oleh pasukan Rusia.
Di tengah ledakan di Kyiv, alarm terdengar di seluruh kota, memperingatkan masyarakat untuk mencari perlindungan dari intervensi Rusia.
Sementara beberapa warga sipil mencoba meninggalkan kota, yang lain berlindung di stasiun kereta bawah tanah dan ruang bawah tanah.
Sebelumnya, Layanan Penjaga Perbatasan Negara Ukraina mengumumkan bahwa Rusia telah melancarkan serangan ke Ukraina dari Belarus ke barat laut serta dari semenanjung Krimea yang diduduki, yang direbut secara ilegal oleh Moskow pada tahun 2014.
Pernyataan itu mengatakan serangan itu dilakukan pasukan Rusia yang didukung Belarusia.
Mereka menambahkan bahwa pasukan perbatasan diserang dan serangan juga terjadi di kota-kota Luhansk, Sumi, Chernihiv dan Zhytomyr.
Intervensi Rusia mengundang kecaman internasional dan negara-negara barat bersumpah akan memberikan sanksi yang lebih keras terhadap Moskow.
Dalam beberapa bulan terakhir, Rusia telah mengumpulkan lebih dari 100.000 tentara di sekitar Ukraina, tetapi Presiden Vladimir Putin berulang kali membantah niatnya untuk menyerang.