Islamuddin Sajid
14 September 2022•Update: 15 September 2022
ISLAMABAD
Korban tewas akibat banjir besar di seluruh wilayah Pakistan terus bertambah, kini jumlahnya mencapai 1.481 jiwa, dengan 54 korban baru, termasuk 18 anak-anak, dalam 24 jam terakhir, menurut data resmi pada Rabu.
Dari kematian baru, 44 dilaporkan dari provinsi Sindh di bagian selatan Pakistan, sedangkan delapan orang lainnya tewas dalam kecelakaan akibat banjir di Balochistan dan dua orang tewas di Azad Jammu dan Kashmir, kata Badan Manajemen Bencana Nasional (NDMA) negara itu.
Sebanyak 638 orang meninggal di Sindh sejak 14 Juni, kemudian 303 orang di Khyber Pakhtunkhwa, dan 278 di Balochistan, menurut NDMA.
Setidaknya 191 orang tewas di provinsi Punjab timur laut, 48 di Azad Kashmir, dan 22 di Gilgit Baltistan.
Sejak 14 Juni, total 12.748 orang terluka dalam insiden terkait hujan dan banjir di seluruh negeri.
Sejauh ini, 1,75 juta rumah rusak, termasuk 569.800 hancur total, sementara 908.137 hewan ternak mati, menurut pihak berwenang.
Saat ini, sepertiga dari negara itu digenang air karena hujan yang deras dan gletser yang mencair telah menyebabkan Sungai Indus utama negara itu meluap, membanjiri petak-petak dataran yang luas dan pertanian.
Hujan dan banjir yang merusak juga telah menggenangi 12.418 kilometer jalan, 390 jembatan dan bangunan di seluruh negara nuklir di Asia Selatan, yang mengalami gejolak politik dan ekonomi.
Lebih dari 33 juta dari sekitar 220 juta penduduk negara itu terkena dampak banjir yang mengamuk, yang menyebabkan kerugian besar sekitar USD30 miliar kerusakan pada infrastruktur yang sudah melemah.
Hampir 45 persen dari lahan pertanian negara itu telah ditutup oleh banjir, yang merupakan ancaman serius bagi ketahanan pangan dan semakin menambah inflasi yang sudah meroket.
Ratusan ribu korban banjir juga menghadapi wabah penyakit yang ditularkan melalui air, kulit dan mata, yang mana para ahli kesehatan memperingatkan jumlah kematian yang lebih tinggi akibat diare, gastrointestinal, tipus, demam berdarah malaria, dan infeksi lain daripada akibat hujan dan banjir.