Elena Teslova
06 Oktober 2021•Update: 07 Oktober 2021
MOSKOW
Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov membahas pemulihan kembali Rencana Aksi Komprehensif Gabungan (JCPOA),yang juga dikenal sebagai kesepakatan nuklir Iran, dengan Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken dalam perbincangan telepon pada Rabu.
Percakapan itu diprakarsai oleh AS, kata Kementerian Luar Negeri Rusia dalam pernyataan di situs resminya.
“Kedua menteri bertukar pandangan tentang prospek untuk memulihkan implementasi penuh Rencana Aksi Komprehensif Bersama untuk penyelesaian Program Nuklir Iran (JCPOA) dan juga membahas sejumlah topik dalam agenda bilateral,” kata pernyataan Kemenlu Rusia.
Pembahasan itu terjadi menjelang pertemuan Lavrov dengan Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amir-Abdollahian, yang tiba di Moskow pada Rabu pagi.
Delegasi dari penandatangan JCPOA yakni Inggris, Prancis, Jerman, Rusia, dan China meluncurkan langkah diplomasi pada April untuk membawa Teheran dan Washington, yang meninggalkan kesepakatan pada 2018, kembali ke meja perundingan.
Setelah memenangkan pemilu pada 18 Juni lalu, Presiden Iran Ebrahim Raisi telah menangguhkan negosiasi nuklir dengan AS di Wina dan Iran menuntut agar semua sanksi Barat dicabut.