Dandy Koswaraputra
21 Januari 2018•Update: 22 Januari 2018
Nazli Yuzbasioglu
ANKARA
Kementerian Luar Negeri Turki terus menginformasikan para duta besar mereka di beberapa negara mengenai Operasi Ranting Zaitun yang sedang berlangsung di Afrin Suriah, menurut sebuah sumber diplomatik Turki pada hari Minggu.
Duta Besar Lebanon, Yordania, Irak, Qatar, Kuwait dan Arab Saudi telah diundang ke Kementerian Luar Negeri guna memberi tahu mereka tentang operasi tersebut, kata sumber tersebut yang meminta tidak disebutkan namanya.Pada hari Sabtu, utusan dan kepala misi anggota tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa - Amerika Serikat, Rusia, Inggris, Prancis, China dan juga Iran - juga diundang ke kementerian untuk mendapatkan penjelsan serupa.
Turki meluncurkan operasi di Afrin pada hari Sabtu pukul 5 sore. (1400GMT).Operasi tersebut bertujuan untuk membangun keamanan dan stabilitas di sepanjang perbatasan Turki dan kawasan tersebut serta untuk melawan kelompok teroris PKK / KCK / PYD-YPG dan Daesh dan untuk melindungi rakyat Suriah dari penindasan dan kekejaman teroris.
Operasi tersebut dilakukan di bawah kerangka hak Turki berdasarkan hukum internasional, keputusan Dewan Keamanan PBB dan hak pembelaan diri berdasarkan piagam PBB, menurut militer.
PYD / PKK adalah cabang Suriah dari kelompok teroris PKK, yang telah terdaftar sebagai organisasi teroris oleh Turki, A.S. dan UE.Sejak pertengahan 1980an, PKK telah melancarkan kampanye teror yang luas melawan negara Turki di mana diperkirakan 40.000 orang telah terbunuh.