Ekip
29 April 2022•Update: 30 April 2022
ISTANBUL
Keluarga Perdana Menteri Israel Naftali Bennett kembali menerima ancaman pembunuhan dalam sebuah amplop yang berisi peluru, menurut media Israel pada Kamis.
Perusahaan Penyiaran Publik Israel (KAN) mengatakan target surat ancaman itu adalah putra Bennett yang berusia 17 tahun, Yoni.
Insiden itu sedang diselidiki oleh polisi Israel dan dinas keamanan publik Shin Bet untuk mengidentifikasi sumber surat ancaman itu, kata penyiar itu.
Pekan lalu, sebuah surat ancaman yang termasuk peluru dikirim ke rumah Bennett, memaksa otoritas keamanan Israel untuk memberlakukan prosedur perlindungan lebih pada keluarga perdana menteri.
"Konflik politik, tidak peduli seberapa dalam, tidak boleh mencapai kekerasan, intimidasi, dan ancaman pembunuhan," cuit Bennett mengomentari surat ancaman pertama.