Muhammad Abdullah Azzam
13 Maret 2019•Update: 14 Maret 2019
Eşref Musa, Burak Karacaoğlu, Levent Tok
IDLIB
Pesawat tempur Rusia pada Rabu pagi menyerang kamp pengungsi di bagian timur distrik Serakib di zona de-eskalasi Idlib, ungkap White Helmets di Idlib.
Sumber-sumber Pertahanan Sipil (White Helmets) mengungkapkan dua warga sipil tewas dan 19 orang lainnya terluka, di antaranya anak-anak, akibat serangan yang lakukan oleh jet Rusia itu.
White Helmets melaporkan bahwa serangan udara terjadi di kamp tempat warga sipil terlantar akibat pemindahan paksa di sekitar desa Kefer Amim di kabupaten Serakib, tenggara Idlib.
Pusat pengamat pesawat milik kelompok oposisi menyatakan melalui akun media sosial bahwa pesawat tempur Rusia tipe SU 34 yang lepas landas dari pangkalan militer Khmeimim melancarkan serangan dari tengah malam hingga pukul 4:00 pagi.
Menyusul pertemuan 17 September di Sochi antara Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan Presiden Rusia Vladimir Putin, keduanya sepakat membangun zona demiliterisasi - di mana tindakan agresi dilarang secara tegas - di Idlib.
Di bawah kesepakatan itu, kelompok-kelompok oposisi di Idlib diizinkan untuk tetap menempati wilayah, sementara Rusia dan Turki mulai melakukan patroli gabungan di daerah itu untuk mencegah pertempuran kembali meletus.
Sejalan dengan kesepakatan Sochi, kelompok oposisi menarik persenjataan berat mereka dari daerah tertentu di Idlib sejak 10 Oktober.
Suriah baru saja mulai keluar dari konflik dahsyat yang dimulai pada 2011 ketika rezim Assad menindak keras para demonstran dengan keganasan yang tidak terduga.
Sejak itu, puluhan ribu orang tewas dalam konflik sementara jutaan lainnya terpaksa mengungsi.