Dunia

Jepang perpanjang masa darurat Covid-19

Masa darurat di prefektur Tokyo, Osaka, Kyoto, Hyogo, Aichi, Fukuoka akan diperpanjang hingga 31 Mei

Riyaz Ul Khaliq   | 07.05.2021
Jepang perpanjang masa darurat Covid-19 Warga memakai masker wajah terlihat di stasiun kereta saat jam pulang kerja di Tokyo, Jepang pada 26 April 2021. Pemerintah Jepang meminta operator transportasi kereta api mengakhiri operasi lebih awal dan mengurangi jumlah layanan pada akhir pekan dan hari libur di tengah pembatasan terhadap penyebaran pandemi Covid-19. (David Mareuil - Anadolu Agency)

Ankara

Riyaz ul Khaliq

ANKARA

Jepang pada Jumat memperpanjang keadaan darurat di empat prefekturnya, Tokyo, Osaka, Kyoto, dan Hyogo untuk menekan penyebaran Covid-19.

Keadaan darurat dimulai sejak 25 April dan rencananya akan berakhir Selasa pekan depan, tetapi Perdana Menteri Yoshihide Suga kemudian memperpanjang hingga 31 Mei.

Suga juga mengumumkan masa darurat di dua prefektur lainnya, Aichi dan Fukuoka.

Jepang telah mengumumkan masa darurat untuk ketiga kalinya sejak awal pandemi.

Selama masa darurat, pemerintah daerah memberlakukan pembatasan yang lebih ketat terhadap mobilitas warga dan jam operasional di fasilitas-fasilitas publik.

Masa darurat diberlakukan saat Jepang bersiap menjadi tuan rumah pertandingan terbesar dunia, Olimpiade Tokyo, Juli mendatang.

Situasi tersebut juga memaksa pejabat Komite Olimpiade Internasional (IOC) untuk mempertimbangkan kembali kunjungan mereka ke Jepang.

Seiko Hashimoto, kepala badan penyelenggara Olimpiade Tokyo Jepang, mengatakan "sangat sulit" bagi Kepala IOC Thomas Bach untuk mengunjungi Jepang pekan depan.

"Situasinya tidak menguntungkan baginya untuk mengunjungi Jepang mengingat keadaan darurat diberlakukan di Tokyo sejak akhir bulan lalu dan diperpanjang hingga 31 Mei," jelas Hashimoto saat konferensi pers, Jumat.

Pernyataan Kantor Perdana Menteri menyebutkan negara itu telah melaporkan 3.884 kasus Covid-19 baru, sehingga total kasusnya menjadi 613.355.

Dalam 24 jam terakhir, sedikitnya 47 pasien meninggal, sehingga jumlah kematian akibat Covid-19 mencapai 10.513 jiwa.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın