Maria Elisa Hospita
18 Desember 2019•Update: 18 Desember 2019
Baris Seckin
ROMA
Menteri luar negeri Italia mengatakan negaranya siap untuk mengadakan perundingan dengan Turki, Rusia, dan Amerika Serikat untuk menemukan solusi bagi krisis yang sedang berlangsung di Libya.
"Italia siap bekerja untuk menemukan solusi diplomatik untuk krisis Libya," kata Luigi Di Maio sepulangnya dari Libya.
Di Maio mengatakan dia akan menelepon rekan-rekan sejawatnya dari AS, Rusia, dan Turki.
Pada Senin, Di Maio mengunjungi Libya dan mengadakan diskusi terpisah di Tripoli dan Benghazi dengan Fayez al-Sarraj, kepala Pemerintah Kesepakatan Nasional (GNA) yang diakui PBB, dan komandan Khalifa Haftar.
Pada 4 April, Haftar - pemimpin pasukan Libya Timur - melancarkan serangan untuk merebut Tripoli dari pasukan GNA.
Menurut data PBB, lebih dari seribu orang telah terbunuh dan lebih dari 5.000 luka-luka sejak operasi itu diluncurkan.