Maria Elisa Hospita
14 Mei 2020•Update: 14 Mei 2020
Giada Zampano
ROMA
Pemerintah Italia menyetujui paket ekonomi senilai EUR55 miliar (USD59,5 miliar) pada Rabu untuk membantu keluarga dan perusahaan yang terdampak krisis akibat wabah virus korona.
Perdana Menteri Giuseppe Conte mengumumkan bantuan itu selama konferensi pers pada Rabu, yang termasuk penangguhan pajak, pemberian insentif bagi perusahaan yang gulung tikar selama pandemi, dan penyaluran dana untuk tenaga kerja yang kehilangan pekerjaan.
"Kami tidak akan mengabaikan seruan orang-orang yang terdampak. Kita akan terus mengupayakan yang terbaik untuk mengatasi masalah-masalah ini," ujar Conte.
Dana EUR16 miliar dari paket itu akan diberikan ke perusahaan kecil dan menengah.
Menteri Ekonomi Roberto Gualtieri mengatakan ini adalah upaya untuk mendukung rekapitalisasi perusahaan dan membantu mereka meminimalisir kerugian mereka.
Proses persetujuan untuk paket stimulus ini sempat tersendat selama beberapa hari karena perdebatan tentang pemberian izin tinggal sementara untuk imigran ilegal, khususnya yang bekerja di sektor pertanian.
Menteri Pertanian Teresa Bellanova, yang berjuang keras untuk merealisasikan paket stimulus, menangis saat konferensi pers, mengingat masa lalunya sebagai buruh tani.
“Mungkin bagi orang lain ini bukan masalah penting. Namun, bagi saya, ini adalah kisah pribadi saya, dan itu sifatnya mendasar," tutur Bellanova.