Maria Elisa Hospita
26 September 2018•Update: 27 September 2018
Anees Suheil Barghouti
RAMALLAH, Palestina
Otoritas Israel telah menutup Masjid Ibrahim di wilayah Tepi Barat yang diduduki, di Kota Hebron, bagi umat Muslim selama dua hari karena orang-orang Yahudi tengah merayakan hari libur Sukkot.
Tahun ini, libur Sukkot dimulai pada 23 September (Minggu) dan akan berakhir pada 30 September.
"Otoritas Israel memberi tahu kami bahwa masjid akan ditutup dari Selasa pagi hingga Rabu malam," kata direktur masjid Hafthi Abu Sneneh.
"Situs ini tertutup bagi umat Islam selama liburan Sukkot Yahudi, namun pemukim Yahudi diizinkan untuk melakukan ritual Talmud di sana dengan penjagaan polisi," jelas dia.
Masjid Ibrahim merupakan situs suci bagi umat Muslim dan Yahudi, karena situs tersebut merupakan kompleks pemakaman para nabi, Ibrahim, Ishak, dan Yakub.
Setelah pembunuhan 29 warga Palestina di dalam kompleks masjid oleh kelompok ekstremis Yahudi Baruch Goldstein pada 1994, otoritas Israel telah membagi kompleks masjid menjadi dua bagian, untuk umat Muslim dan Yahudi.
Hebron adalah rumah bagi sekitar 160.000 Muslim Palestina dan sekitar 500 pemukim Yahudi.