Muhammad Abdullah Azzam
17 September 2018•Update: 17 September 2018
Esat Fırat
YERUSALEM
Tentara Israel menahan 10 warga Palestina dalam operasi yang digelar di berbagai bagian di Tepi Barat dengan tuduhan terlibat dalam kegiatan terorisme, menurut pernyataan tertulis militer Israel, Senin.
Pernyataan tertulis itu juga melaporkan bahwa otoritas Israel sedang meninjau perobohan rumah pemuda Palestina berusia 17 tahun yang membunuh pemukim Yahudi bernama Ari Fuld di daerah permukiman Gush Etzion dengan pisau.
Asosiasi Tahanan Palestina melaporkan bahwa terdapat sekitar 6.000 warga Palestina yang menerima hukuman penjara seumur hidup di penjara-penjara Israel.
Berdasarkan data resmi pemerintah, sekitar 6.500 warga Palestina saat ini mendekam di penjara Israel, termasuk 62 perempuan dan sekitar 350 anak di bawah umur.
Militer Israel sering melaksanakan razia di Tepi Barat dengan dalih mencari orang-orang Palestina yang "termasuk dalam daftar orang-orang yang dicari".
Wilayah Palestina diliputi ketegangan sejak Desember lalu, ketika Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara sepihak mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.
Yerusalem Timur, yang diduduki oleh Israel pada 1967, masih menjadi poros konflik Timur Tengah selama puluhan tahun.