Pizaro Gozali Idrus
23 Agustus 2021•Update: 23 Agustus 2021
JAKARTA
Perdana Menteri Malaysia Ismail Sabri Yaakob hari ini secara resmi memulai tugas di Putrajaya pada Senin.
Sebelum memasuki kantor, Ismail Sabri melambaikan kepada para awak media yang berkumpul di luar kompleks Perdana Putra untuk menunggu kedatangannya.
Ismail Sabri hari ini dijadwalkan melakukan kunjungan kerja perdananya ke Kedah untuk meninjau kondisi wilayah yang terdampak banjir.
Banjir di wilayah itu dilaporkan menggenangi 1.000 rumah.
Dalam pidatonya pada Minggu, Ismail Sabri mengajak orang-orang dari berbagai agama, ras dan suku untuk bersama-sama memulihkan kondisi negara.
Raja Malaysia mengumumkan pada Jumat bahwa wakil Presiden United Malays National Organization (UMNO) Ismail Sabri Yaakob menjadi perdana menteri baru Malaysia.
“Upacara pelantikan dan sumpah jabatan akan dilakukan hari Sabtu pukul 2.30 siang,” kata Istana Negara Raja Malaysia dalam pernyataannya.
Ismail Sabri, yang merupakan wakil perdana menteri di era Muhyiddin berkuasa, mendapatkan 114 suara dari total 220 suara parlemen Malaysia.
Muhyiddin Yassin mengundurkan diri pada Senin setelah tidak lagi menjadi mayoritas di Parlemen usai 15 anggota parlemen partai UMNO menarik dukungan.
Diperlukan sedikitnya 111 anggota parlemen dari 220 kursi untuk membentuk pemerintahan baru.
Terpilihnya Ismail Sabri ini menandai kembalinya UMNO ke tampuk kekuasaan Malaysia, tiga tahun setelah kalah dalam pemilihan umum karena tuduhan korupsi, terutama seputar skandal miliaran dolar terkait dana investasi 1Malaysia Development Berhad (1MDB).