Maria Elisa Hospita
27 Agustus 2018•Update: 28 Agustus 2018
Ahmed Dorson
ANKARA
Kementerian Pertahanan Iran telah menutup lebih dari 130 perusahaannya yang bergerak di bidang transportasi, energi, dan konstruksi.
"Kementerian telah menyerahkan sahamnya di Wagon Pars dan Iran Air Tours," kata Menteri Pertahanan Amir Hatami lewat sebuah pernyataan yang dirilis Senin.
Wagon Pars adalah perusahaan manufaktur kereta api Iran. Produknya mencakup lokomotif, kereta api, gerbong barang dan bahan bakar, hingga peralatan pesawat.
Iran Air Tours adalah maskapai penerbangan yang berbasis di Teheran.
Hatami mengatakan penutupan itu bertujuan untuk mengurangi peran militer di sektor ekonomi.
Menurut dia, pemerintahan sebelumnya telah memprivatisasi banyak perusahaan milik militer.
Menteri Pertahanan itu menekankan bahwa militer siap untuk mentransfer 72 persen proyek perusahaan-perusahaan yang dijalankan militer ke sektor swasta.
Januari tahun lalu, Hatami mengatakan bahwa Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei telah menginstruksikan militer untuk mundur dari sektor ekonomi negara.