Muhammad Abdullah Azzam
08 Maret 2019•Update: 08 Maret 2019
Muhammet Kurşun
TEHERAN
Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif menyerukan kepada masyarakat internasional untuk mengutuk sanksi Amerika Serikat (AS) terhadap negaranya.
Zarif mempublikasikan seruan itu lewat akun media sosial berdasarkan surat yang ditulis oleh 66 ilmuwan medis Iran untuk Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres.
Menlu Zarif mengajak masyarakat internasional untuk mengutuk sanksi yang diberlakukan AS terhadap Iran.
Zarif berpendapat bahwa sanksi AS itu bertujuan untuk menyerang kebutuhan peralatan medis warga Iran, juga penelitian ilmiah dan pengembangan ilmu kedokteran.
Pada bulan lalu, Iran mendesak Uni Eropa untuk melakukan lebih banyak hal guna menjaga kesepakatan nuklir tetap hidup dan mengambil sikap yang lebih keras terhadap tekanan diplomatik serta sanksi ekonomi Amerika Serikat.
Pada 2015, Iran dan kelompok negara P5+1 (lima anggota tetap Dewan Keamanan PBB plus Jerman) menandatangani perjanjian penting tentang program nuklir.
Tetapi pada Mei tahun lalu, Presiden Donald Trump secara sepihak menarik negaranya dari kesepakatan sebelum memberlakukan kembali sanksi yang menargetkan sektor perbankan dan energi Iran.
Amerika Serikat memberikan pembebasan 180 hari dari sanksi kepada pembeli terbesar minyak Iran, termasuk Turki.