Rhany Chairunissa Rufinaldo
02 Oktober 2018•Update: 02 Oktober 2018
Mustafa Melih Ahishali
ISTANBUL
Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) Iran menembaki pos-pos kelompok teroris Daesh di Provinsi Deir Ez-Zor, Suriah timur, menurut televisi Iran, Senin.
IRGC menembakkan rudal balistik ke arah pos-pos Daesh di wilayah Albu-Kamal sebagai pembalasan atas serangan dalam parade militer yang menewaskan sedikitnya 25 orang di Ahvaz bulan lalu.
Kantor berita Fars mengatakan rudal-rudal itu ditembakkan dari provinsi barat Kermanshah di Iran.
Pada 22 September, media Iran melaporkan bahwa sejumlah pria bersenjata yang mengenakan seragam tentara telah melepaskan tembakan ke personel militer Iran yang ikut serta dalam parade, menewaskan sedikitnya 25 orang.
Kegiatan militer oleh IRGC ini mendapat kritik keras dari AS, yang menyebutnya "sembrono, tidak aman dan cenderung meningkat".
"Koalisi ini lebih dari mampu dalam mengalahkan sisa-sisa ISIS di Lembah Sungai Eufrat Tengah," kata Juru Bicara Pentagon Komandan Sean Robertson.
Walaupun tidak ada pasukan koalisi yang dirugikan, serangan semacam itu memiliki potensi untuk melukai pasukan yang saat ini sedang melawan pejuang Daesh di Suriah, menurut juru bicara itu.
Robertson menekankan bahwa Iran tidak mengambil langkah-langkah untuk mengoordinasikan dan menghentikan operasi mereka, yang membantu memastikan tidak ada bahaya yang disebabkan oleh pasukan lain di daerah tersebut.
*Umar Farooq berkontribusi pada berita ini