Rhany Chairunissa Rufinaldo
21 November 2018•Update: 21 November 2018
Faruk Zorlu
ANKARA
Menteri Luar Negeri Iran pada Selasa dengan tajam mengkritik Presiden AS Donald Trump yang berjanji untuk mendukung Arab Saudi meskipun ada kemungkinan terlibat dalam pembunuhan Jamal Khashoggi.
"Trump dengan ganjil mengkhususkan paragraf pertama dari pernyataannya yang memalukan tentang kekejaman Saudi untuk menuduh Iran atas segala jenis penyimpangan," kata Javad Zarif di Twitter.
Dalam sebuah pernyataan yang dirilis Gedung Putih, Trump mengatakan bahwa Iran bertanggung jawab atas perang proksi berdarah melawan Arab Saudi di Yaman, berusaha mengacaukan upaya Irak untuk demokrasi, mendukung kelompok teror Hezbollah di Lebanon, mendukung Bashar al-Assad di Suriah dan masih banyak lagi.
"Demikian juga, orang-orang Iran telah membunuh banyak orang Amerika dan orang-orang tak berdosa lainnya di seluruh Timur Tengah," tambah dia.
Pernyataan itu muncul setelah sebuah laporan yang menunjukkan keyakinan CIA bahwa Muhammad bin Salman memerintahkan pembunuhan Khashoggi.
Zarif juga mengolok-olok pernyataan terbaru Trump tersebut yang disampaikan saat berkunjung ke California, di mana dia mengklaim presiden Finlandia memberitahu dia bahwa negara Eropa itu mencegah kebakaran hutan mereka dengan cara membabatnya.
"Barangkali kita juga bertanggung jawab atas kebakaran California, karena kita tidak membantu membabat hutan, seperti yang dilakukan orang Finlandia?" cuitnya.
Khashoggi, seorang wartawan Saudi dan kolumnis Washington Post, hilang setelah memasuki Konsulat Saudi di Istanbul pada 2 Oktober.
Awalnya Konsulat Saudi mengatakan bahwa Khashoggi meninggalkan konsulat dalam keadaan hidup, namun beberapa pekan kemudian pemerintah Arab Saudi mengakui bahwa jurnalis itu terbunuh di sana.