Muhammad Abdullah Azzam
16 Januari 2019•Update: 16 Januari 2019
Ahmet Dursun
ANKARA
Presiden Iran Hassan Rouhani mengatakan Amerika Serikat (AS) berusaha mengisolasi Iran dengan sanksi, namun AS tak akan bisa mencapai tujuannya itu.
Rouhani mengungkapkan negaranya mengalami tekanan ekonomi selama beberapa waktu karena sanksi AS.
"Negara ini sedang berada dalam kondisi tidak normal, tetapi kami tidak takut akan sanksi dan tidak akan mundur dari tujuan kami," kata dia dalam pidatonya pada Selasa di Rapat Dewan Administratif.
Rouhani menyalahkan Israel dan beberapa negara Teluk yang melancarkan perang ekonomi terhadap Iran bersama AS.
"Walau kita mendapatkan pukulan dalam perang ini, namun pihak lawan pun juga mendapatkan kerugian lainnya. Kami bukan pihak yang memulai peperangan. Kami bangga akan hal itu," ungkap Rouhani.
Rouhani menekankan cara untuk menarik Iran ke meja perundingan bukan dengan menjatuhkan sanksi.
"Kami harus memberi tahu AS bahwa jalan yang mereka tempuh salah. Ada beberapa cara seandainya Anda (AS) ingin berdialog dengan kami,” lanjut dia.
“Anda harus menghormati rakyat Iran, Anda harus mengangkat sanksi-sanksi. Kami tak akan menghindar dari negosiasi yang logis dan berprinsip," tukas Rouhani.