Maria Elisa Hospita
26 April 2018•Update: 26 April 2018
Ali Mukarrem Garip
KIRKUK, Irak
Orang-orang Arab di Kirkuk, Irak utara menuntut pembebasan ribuan warga yang ditahan oleh pasukan keamanan Kurdi dan Peshmerga selama 14 tahun terakhir.
"Kami tidak tahu-menahu nasib sekitar 5.000 orang yang ditahan oleh pasukan keamanan Kurdi dan Peshmerga, apakah mereka masih hidup atau tidak," ujar Asi.
"Kami menuntut pembebasan mereka yang ditahan tanpa izin yudisial," tegas dia.
Asi mengatakan, jika orang-orang yang ditahan terbukti terlibat dalam aktivitas teroris, maka mereka harus dihukum, namun jika tidak harus dibebaskan.
Dia menambahkan bahwa orang-orang itu ditahan pada 2003-2017 di Kirkuk, ketika wilayah itu berada di bawah kendali pasukan Peshmerga.
Menyusul referendum kemerdekaan regional Kurdi akhir tahun lalu, tentara Irak pun pindah ke provinsi Kirkuk yang kaya minyak setelah Peshmerga mundur.