31 Juli 2017•Update: 31 Juli 2017
Zakaria Kamali
SANAA
Kelompok pemberontak Hutsi telah mengklaim serangan terhadap kapal perang Uni Emirat Arab (UEA) di barat Yaman.
Dalam pernyataan yang dirilis Minggu, angkatan laut Hutsi menyebutkan bahwa kapal tersebut mengangkut helikopter di Pelabuhan Mocha. Dalam pernyataan tidak dijelaskan perihal bagaimana kapal tersebut diserang.
Pihak koalisi pimpinan Saudi mengatakan Hutsi menggunakan perahu dengan remote control yang bermuatan bahan peledak dalam serangan Sabtu di Pelabuhan Mocha.
Disebutkan bahwa perahu tersebut menabrak dermaga angkatan laut dekat sekelompok kapal hingga menyebabkan ledakan. Tidak ada laporan mengenai korban jiwa.
Koalisi memperingatkan bahwa penyerangan tersebut berisiko mengganggu aliran bantuan ke Yaman, yang mengalamai krisis akibat perang saudara yang masih berlangsung sejak 2014, ketika kaum Hutsi dan sekutunya menguasai ibukota Sanaa dan beberapa wilayah lainnya.
Sejak 2015, koalisi Saudi telah berupaya untuk memukul mundur militer Hutsi untuk menopang pemerintah Yaman.
Menurut Komite Internasional Palang Merah (ICRC), lebih dari 3 juta orang telah meninggalkan rumah mereka sejak dimulainya konflik Yaman, dan lebih dari 20 juta orang di seluruh negeri membutuhkan bantuan kemanusiaan.