Hacker bernama ‘Alf’ sedot data rahasia militer Australia
Sebanyak 30 GB data tentang pesawat jet perang diambil oleh peretas yang menggunakan nama karakter serial Home and Away itu
Melbourne
Recep Şakar
MELBOURNE
Australian Broadcasting Corporation (ABC) mengabarkan data-data rahasia milik militer Australia dicuri oleh seorang hacker bernama ‘Alf’.
Peretas yang menggunakan nama karakter dalam program televisi Home and Away yang tayang di Australia itu menyedot 30 gigabyte data tentang jet perang F-35, pesawat pengintai dan kapal angkatan laut.
Data rahasia yang dicuri pada bulan Juli tahun lalu itu adalah data milik pesawat F-35 senilai USD 35 miliar, pesawat pengintai Poseideon P-8 senilai USD 4 miliar, pesawat pengangkut tipe C-130, serta kapal-kapal angkatan laut.
Setahun setelah penyerangan siber ini, pelaku belum juga dapat diidentifikasi.
“Saya tidak tau siapa yang melakukan itu, bisa jadi satu dari beberapa aktor. Mungkin berhubungan dengan negara mungkin saja tidak ada hubungan. Bisa saja seseorang yang bekerja untuk perusahaan lain,” kata Menteri Industri Pertahanan Christopher Pyne.
Meski kecurian, Menteri Pyne menyatakan data rahasia tersebut tidak beresiko untuk keamanan nasional dan pihaknya telah melakukan beberapa tindakan.
Sampai saat ini, kementerian Australian belum mengetahui bagaimana Alf bisa menjangkau data-data militer tersebut.
