Maria Elisa Hospita
02 Desember 2019•Update: 03 Desember 2019
Gulsen Topcu
DIYALA, Irak
Dua anggota al-Hashd al-Shaabi tewas dan lima lainnya luka-luka dalam serangan di Kota Diyala, Irak Timur, pada Minggu.
Serangan itu diluncurkan oleh organisasi teroris Daesh/ISIS.
Al-Hashd al-Shaabi adalah kelompok payung yang didominasi milisi Syiah, yang juga dikenal sebagai Pasukan Mobilisasi Populer, didirikan pada akhir 2014 untuk memerangi Daesh.
Tahun lalu, kelompok itu resmi dimasukkan sebagai bagian dari tentara Irak, meskipun diduga melakukan pelanggaran hak asasi manusia di beberapa bagian wilayah negara di bawah kendalinya.
Letnan Habib al-Shamri dari kepolisian Irak mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa markas besar pasukan menjadi target serangan.
Pada Juni 2014, organisasi teroris Daesh / ISIS mengambil alih sepertiga wilayah Irak termasuk Mosul.
Kemudian, pada Desember 2017, pasukan Irak merebut kembali sebagian besar wilayah yang diduduki Daesh / ISIS.