Rhany Chaırunıssa Rufınaldo
14 Januari 2020•Update: 14 Januari 2020
Michael Hernandez
WASHINGTON
Senator Amerika Serikat dari fraksi Demokrat, Cory Booker, menyatakan mundur dari bursa bakal calon pemilihan presiden 2020, Senin.
Pengunduran diri Booker menyisakan semakin sedikit pesaing menjelang pemilihan pendahuluan yang akan dimulai bulan depan.
Booker mengucapkan terima kasih kepada para pendukungnya dalam sebuah pesan video dan mengatakan bahwa dia siap untuk berkampanye bagi calon manapun yang dipilih partai untuk menantang Presiden AS Donald Trump dalam pemilu November.
"Kampanye selama setahun terakhir ini telah menjadi salah satu pengalaman paling berarti dalam hidup saya; bertemu dengan Anda, bertemu orang-orang di seluruh negeri ini yang percaya, yang tahu, bahwa kita mungkin memiliki tantangan saat ini di negara kita, tetapi bersama-sama kita akan bangkit," ujar dia.
Dalam beberapa bulan terakhir, Booker telah berjuang untuk meningkatkan poinnya dalam survey nasional dan upaya penggalangan dananya gagal untuk menarik suara.
Musim pemilihan pendahuluan akan dimulai 3 Februari dengan kaukus Iowa dan akan segera berlanjut dari sana dengan pemilihan pendahuluan atau kaukus diadakan setiap minggu, termasuk pada 3 Maret ketika lebih dari selusin negara bagian akan mengadakan kontes di Super Selasa.
Trump menanggapi keputusan Booker dengan sarkastis dan menyebutnya sebagai "Berita Bercahaya Besar (Bercanda)."
"Sekarang aku bisa tenang malam ini. Aku sangat khawatir bahwa suatu hari aku harus berhadapan dengannya!" tulis Trump di Twitter.
Mantan Wakil Presiden AS Joe Biden terus memimpin bursa capres partai Demokrat dan Senator Bernie Sanders menyusul di tempat kedua dengan sekitar sembilan poin di belakang dalam survey nasional.