Maria Elisa Hospita
18 Mei 2020•Update: 18 Mei 2020
ANKARA
Seorang pelaku bom bunuh diri melancarkan serangan ke badan intelijen Afghanistan pada Senin.
Menurut siaran Tolo News, sedikitnya tujuh orang tewas dan lebih dari 40 lainnya luka-luka dalam serangan yang menargetkan Direktorat Keamanan Nasional (NDS) di Provinsi Ghazni di barat daya Kabul.
"Sebagian besar korban adalah karyawan NDS," lapor Tolo News yang mengutip pejabat kesehatan setempat.
Serangan itu terjadi sehari setelah Presiden Ashraf Ghani dan saingan politiknya Abdullah Abdullah menandatangani perjanjian pembagian kekuasaan untuk mengakhiri kebuntuan politik yang telah berlangsung selama berbulan-bulan.
Kelompok Taliban telah mengklaim bertanggung jawab atas serangan itu.
Insiden ini adalah serangan bom bunuh diri kedua dalam satu pekan terakhir yang dilancarkan oleh kelompok pemberontak ke instalasi militer di negara itu.
*Ditulis oleh Islamuddin Sajid