AS tidak berencana pulihkan hubungan dengan Suriah
"Kami telah berkonsultasi dengan mitra kami tentang rencana mereka, dan memperjelas bahwa kami tidak akan menormalisasi hubungan dengan rezim Assad, dan sanksi kami tetap berlaku penuh," kata Jean-Pierre kepada wartawan.
Michael Gabriel Hernandez |
09 Mei 2023•Update: 14 Mei 2023
WASHINGTON
AS tidak mempunyai rencana untuk memulihkan hubungan diplomatik dengan rezim Suriah Bashar al-Assad, Gedung Putih mengatakan Senin setelah langkah akhir pekan Liga Arab untuk memulihkan Damaskus.
Semakin banyak negara kawasan telah bergerak untuk melanjutkan hubungan dengan Suriah dalam beberapa bulan terakhir, termasuk sekutu dekat AS, dan juru bicara Gedung Putih Karine Jean-Pierre mengatakan Washington melakukan kontak dengan mereka yang memilih melakukannya untuk membahas proses tersebut.
"Kami telah berkonsultasi dengan mitra kami tentang rencana mereka, dan memperjelas bahwa kami tidak akan menormalisasi hubungan dengan rezim Assad, dan sanksi kami tetap berlaku penuh," kata Jean-Pierre kepada wartawan.
Keputusan Liga Arab untuk mengembalikan keanggotaan Suriah datang menjelang KTT Arab tahunan di Arab Saudi pada 19 Mei. Rezim Suriah mulai bertukar kunjungan resmi dan kontak dengan beberapa negara Arab dalam beberapa bulan terakhir di tengah laporan kemungkinan dimulainya kembali keanggotaan Suriah di organisasi pan-Arab.
Suriah diskors dari 22 negara Liga Arab pada 2011 atas penumpasan brutal rezim terhadap protes pro-demokrasi.