Maria Elisa Hospita
04 Juli 2019•Update: 05 Juli 2019
Beyza Binnur Donmez
ANKARA
Analis keamanan mengkhawatirkan situasi keamanan di Meksiko karena setiap harinya rata-rata terjadi 94 kasus pembunuhan di negara itu.
Menurut National Public Security System, sepanjang Januari hingga Juni tahun ini, sebanyak 17.065 orang menjadi korban pembunuhan.
"Tingkat kejahatan meningkat selama tahun-tahun terakhir pemerintahan mantan presiden Enrique Pena Nieto, dan tahun 2019 situasinya kian memburuk," kata spesialis keamanan Ricardo Marquez Blas, kepada harian El Universal.
Marquez juga melayangkan kritik ke Presiden Lopez Obrador yang berjanji menempatkan 70.000 tentara untuk memperketat keamanan.
"Kini sudah ada 63.000 elemen angkatan bersenjata yang terlibat dalam tugas-tugas keamanan, tapi nyatanya belum memiliki dampak positif," ujar dia.
Negara bagian yang memiliki tingkat pembunuhan tertinggi selama paruh pertama tahun ini adalah Guanajuato, Jalisco, Baja California, Chihuahua, Veracruz, Mexico City, dan Guerrero.
Sejak Obrador menjabat sebagai presiden ke-58 Meksiko, jumlah korban jiwa karena kekerasan mencapai hampir 20.000 hingga Desember 2018.