Muhammad Abdullah Azzam
11 Oktober 2018•Update: 11 Oktober 2018
Mustafa Yıldırım
IZMIR
Sedikitnya delapan orang tewas setelah perahu yang mengangkut migran ilegal tenggelam di perairan kabupaten Karaburun, Izmir.
Menurut informasi yang dikumpulkan Anadolu Agency, perahu pengangkut migran gelap mengalami kecelakaan di perairan Karaburun saat hendak menuju ke negara lain.
Seorang wanita warga Irak berusia 30 tahun bernama Mihabat İsmael Ali yang berhasil mencapai tepi pantai dengan menggunakan jaket pelampung. Wanita tersebut berhasil bertahan hidup setelah selama sekitar 28 jam berada di atas air.
Setelah mendengar informasi adanya migran lain yang hilang setelah kecelakaan perahu bot tersebut, otoritas Turki langsung meluncurkan operasi pencarian dan penyelamatan di daerah tersebut.
Sedikitnya delapan jasad telah ditemukan oleh petugas keamanan pantai Turki.
Mihabat menyatakan kepada polisi bahwa dia bersama lima anak dan suaminya ikut rombongan migran ilegal lainnya meninggalkan Turki tanggal 8 Oktober kemarin.
Kini otoritas Turki tengah melakukan pencarian terhadap migrap gelap lainnya yang hilang dalam kecelakaan tersebut.
Kepada polisi, Mihabat menyatakan bahwa dia bersama lima anak dan suaminya mengikuti rombongan migran ilegal lain meninggalkan Turki tanggal 8 Oktober kemarin.
“Perahu yang ditumpangi sekitar 30-35 orang tenggelam pada pukul 21.00 Senin malam. Saya dan anak-anak saya memilki jaket pelampung sedangkan suami saya tidak punya. Setelah kecelakaan itu saya tak dapat melihat anak-anak saya lagi,” ujar Mihabat.
Mihabat menjelaskan, ombak selalu menerjang punggung mereka. “Saya bersama suami mulai berenang bersama. Saya dan suami berhasil bertahan hingga Selasa siang, namun setelah itu dia tak dapat bertahan dengan ombak lagi. Saya bertahan di atas air selama sekitar 28 jam," ujar dia.